Cafe, Kuliner

SONJA COFFEE SHOP, KOPINYA KOK DICAMPUR SANTAN???

Dalam 5 tahun terakhir persaingan bisnis coffee shop di kota malang ini membuat para penggiatnya selalu ingin memutar ide agar tampil beda dan inovativ. Tidak jarang satu dari sepuluh para pelaku bisnis ini melakukan inovasi yang bisa dikatakan out of the box namun masih terikat oleh norma-norma yang ada di masyarakat, hal itu dilakukan yang pasti untuk menarik minat dari calon pembeli mereka.

Sumber : picdeer.com

Kalian warga malang pasti tahu dong dengan sepanjang awal Jl. Ikan Tombro (dari Jl. Soekarno-Hatta) disitu terdapat ratusan hingga ribuan coffee shop… Hiyaa… Gak kok cuma puluhan, (tapi kita tidak ada yang tahu mungkin sekarang atau lima puluh tahun lagi kalimat tersebut akan terealisasi, itu semua sudah rahasia sang ilahi). Sangking bosannya kami dengan suguhan kopi yang itu-itu saja, kami mendapat rekomendasi dari seorang sahabat bahwa katanya di area tersebut ada kafe dengan nama SONJA COFFEE SHOP dengan menu kopi yang dicampur dengan santan, hah???

Berangkatlah kami bertiga (para admin tentangmalang.com) dengan berbekal rasa penasaran yang cukup tinggi kami langsung otw menuju coffee shop tersebut. Sesampainya disana kami merasakan ambience ngopi-ngopi cantik karena design dari luar coffee shop tersebut menerapkan desain dengan tema minimalis modern. Sebelum kami masuk ke dalam, kami melihat di teras kafe ada space kosong yang kami berencana duduk disana karena kami memang mencari spot untuk smoking area, belum sempat kami duduk ternyata kami mengintip ke dalam dan kami melihat sebuah asbak di meja dalam yang berarti di dalam kafe ini juga termasuk smoking area (hmmm cukup berani untuk sebuah kafe dengan ambience ngopi-ngopi cantik) akhirnya kami memutuskan untuk duduk di dalam kafe yang menurut kami dalam kafe ini cukup cozy, bersih (cocok untuk meeting dengan rekan bisnis atau sekedar kongkow dengan kawan atau pasangan) dan banyak stop kontak pada dinding kafe sehingga bagi kalian yang hobi ngopi sambil bawa laptop atau kalian para peggiat e-sport moba analog tidak usah khawatir akan nasib baterai gadget kalian.

Sumber : picdeer.com

Rasa penasaran kami-pun akan kopi yang dicampur santan belum terbayar karena dalam tabel menu kafe tersebut tidak ada tulisan santan-santannya dan kami ingin bertanya langsung juga malu (takut dianggap ndeso) oleh sang barista. Akhirnya sekitar dua setengah menit kami berdiri di depan mas barista mata kami tertuju pada menu ice coffee coconut, kami berani berasumsi bahwa inilah kopi yang direkomendasi oleh sahabat kami karena sejak jaman Gatotkaca masih jadi karakter pewayangan hingga saat ini jadi karakter di Mobile Legends bahan baku untuk membuat santan adalah buah kelapa. Tidak lama setelah menunggu sambil kami membahas tentang RUU permusikan datanglah es kopi kami dengan gelas dan sedotan plastik (hmmm, sebenarnya kami agak sayap kiri dengan kafe yang menyajikan kopinya dengan gelas plastik padahal kita akan minum di tempat) kami mulai menyicipi es kopi tersebut dan kesan pertama kami tidak terlalu buruk karena perpaduan antara kopi dan kelapa adalah hal yang baru bagi kami dan karena penasaran salah satu dari kami mencoba bertanya kepada sang barista. Dan ternyata kelapa tersebut bukan dari santan akan tetapi berasal dari susu dengan rasa kelapa (Alhamdulillah bukan dari sun kara). Dan memang resep kopi dengan kelapa ini sudah ada dari lama, bahkan starbucks pun punya menu yang sama dengan ice coffee coconut ini (dan pastinya harganya dua kali lipat dari kafe ini. hehe). Tidak usah sedih bagi kalian yang mungkin tidak suka dengan kelapa atau punya trauma dengan buah kelapa, kafe ini juga menyajikan kopi dan non kopi baik ice maupun hot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *